POTENSI KULINER SEPANJANG JALAN GAJAHMADA DAN DEPOK SEBAGAI IKON KOTA SEMARANG
Tumbuh suburnya usaha yg digawangi Generasi Z sekarang ini menjadi fenomena menarik di sepanjang Jalan Gajahmada dan Depok setiap malam menghidupkan dinamika malam malam Kota Semarang.
Minimnya lapangan pekerjaan sekarang ini menjadi problematik sosial yg tidak akan terselesaikan jika tidak ada ruang interaksi ekonomi (perputaran uang) sebagai sumber kekuatan kehidupan masyarakat di era sekarang.
Fenomena ini sungguh sangatlah menarik untuk selalu dikaji sebagai kekuatan ekonomi masyarakat secara luas, artinya tumbuhnya Pedagang Kaki Lima di kanan kiri jalan Kota akan sangat menarik jika ditata secara profesional dan menjadi branding tersendiri.
Revitalisasi Kota Lama menjadi aset destinasi wisata lokal mampu menduduki grafik tertinggi sebagai pusat kunjungan wisata Kota Lama.
Bukan bermaksud membandingkan aset yg direvitalisasi dengan jalan jalan protokol, seandainya Pemerintah Kota bisa menjadi pendamping para Pedagang Kaki Lima dengan lembaga-lembaga non Pemerintah akan menjadi menarik jika tumbuhnya PKL menjadi bagian wisata malam untuk dijual ke masyarakat secara luas.
Menilik dari pelaku usaha yg ada di kanan kiri Jalan Protokol Gajahmada dan Depok adalah generasi digital, akan menjadi alat propaganda wisata malam yg akan dikunjungi seperti halnya wisata malam di Kota Jogja dan Bandung.
Ini langkah baik untuk mendukung adanya potensi ekonomi yg dilakukan generasi sekarang ini.
Kajian Persoalan Sosial beserta dinamika Generasi.
Gunung W Mahessa


